HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN SIKAP IBU TENTANG SKRINING HIPOTIROID KONGENITAL
Studi Dilakukan di Poliklinik Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng
DOI:
https://doi.org/10.54107/medikausada.v9i1.439Keywords:
Hipotiroid Kongenital, Pengetahuan, Sikap, SkriningAbstract
Latar belakang: Pengetahuan ibu hamil mengenai skrining hipotiroid kongenital berperan penting dalam membentuk sikap positif terhadap pelaksanaan skrining, yang berdampak pada deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan sikap ibu terhadap skrining hipotiroid kongenital di Poliklinik Kebidanan RSUD Kabupaten Buleleng.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2025. Sampel berjumlah 52 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,8% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 50% ibu memiliki sikap positif terhadap skrining hipotiroid kongenital. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan searah antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu hamil, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,677 dan nilai signifikansi p < 0,001.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan sikap terhadap skrining hipotiroid kongenital, dimana semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu hamil maka semakin positif sikapnya. Disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi selama kehamilan serta mendorong ibu hamil untuk aktif mencari informasi dari sumber yang terpercaya guna mendukung pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital secara optimal.
Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Skrining, Hipotiroid Kongenital



